Sekala Niskala, Karya Anak Bangsa Berkelas Internasional

Sekala Niskala, menggambarkan tentang keseimbangan dalam kehidupan.. (Foto: press release)
Sekala Niskala, menggambarkan tentang keseimbangan dalam kehidupan.. (Foto: press release)

Blomil, Jakarta. Dibulan awal bulan Maret 2018 mendatang, tepatnya pada tanggal 8 Maret, pecinta film Indonesia akan disuguhi film karya anak bangsa dengan kualitas Internasional. Film produksi Treewater Productions dan Fourcolours Pictures ini menceritakan tentang falsafah hidup masyarakat Bali bahwa hidup selalu terdiri dari hal yang baik dan buruk. Hidup adalah mengenai keseimbangan. Yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai “The seen and Undseen”. Yang terlihat dan yang tidak terlihat.

“Secara visual saya ingin bermain dengan kata “terlihat” dengan menggunakan cerita kembar perempuan dan laki-laki, atau kembar buncing dalam bahasa Bali, film ini membicarakan tentang dualisme. Saudara kembar Tantri, Tantra, terbaring di rumah sakit karena sakit keras. Hal ini menimbulkansesuatu di pikiran Tantri, meluapkan emosi yang tidak pernah dia hadapi sebelumnya. Hari-harinya menjadi sunyi, dan ia mulai menyadari banyak hal yang terjadi disekitarnya” begitu pernyataan sang Sutradara Kamila Andini.

Film ini sudah diputar pada festival film diberbagai negara dan berhasil menyabet beberapa penghargaan Internasional antara lain Best Youth Feature Film pada Asia Pasific Screen Award 2017 dan meraih nominasi untuk Best Film, Best Director, Best Scenario dan Best Child Actor pada Tempo Film Festival 2017 dan beberapa penghargaan lainnya.

Sinopsis:

Suatu hari di kamar rumah sakit, Tantri (10 tahun) menyadari bahwa ia tidak memiliki banyak waktu dengan saudara kembarnya, Tantra. Kondisi Tantra melemah dan mulai kehilangan indranya satu persatu. Tantra menghabiskan waktu terbaring dirumah sakit saat Tantri harus menerima kenyataan bahwa ia harus menjalani hidupnya sendirian.

Tantri terus terbangun tengah malam dari mimpinya menemui Tantra. Malam hari menjadi tempat bermain mereka. Dibawah bulan purnama Tantri menari. Ia menari tentang rumah, alam dan perasaannya. Seperti bulan yang meredup dan digantikan matahari, begitu pula dengan Tantra dan Tantri. Bersama, Tantri mengalami perjalanan magis dan relasi emosional melalui ekspresi tubuh. Antara kenyataan dan imajinasi, kehilangan dan harapan.

Biografi Sutradara

Kamila Andini lahir di Jakarta 6 Mei 1986. Ia belajar Sosiologi dan Seni Media di Universitas Deakin, Melbourne, Australia. Perhatiannya pada isu budaya sosial, kesetaraan gender dan lingkungan mengarahkan minatnya untuk membuat film dengan perspektif yang berbeda dalam menyampaikan cerita. Pada tahun 2011, ia membuat film panjang pertamanya yang berjudul “Laut Bercermin” yang memotret kehidupan pengembara lautan di Indonesia. Film ini telah mengelilingi lebih dari 30 Festival Film, termasuk Berlinale, Busan, Edinburg, Seattle dan mendapatkan lebih dari 15 penghargaan di sirkuit festival.

Dua film pendeknya “Sendiri Diana Sendiri” dan “Memoria” memotret isu perempuan di area kota Jakarta dan juga area pasca konflik Timor Leste. Film panjang keduanya, “Sekala Niskala” berkompetisi di sesi Platform di Toronto International Film Festival 2017 dan sesi Generation di Berlinale 2018. serta memenangkan penghargaan sebagai Best Youth Feature Film di APSA 2017, Grand Prix Tokyo Filmex 2017 dan Golden Hanoman JAFF 2017. Film ini dikembangkan melalui program Cinefoundation Residence dari Cannes Film Festival dan didukung oleh Hubert Bals Fund, Asia Pasific Screen Awards Fund dan Doha Film Institute Grants.

Posted in Uncategorized

One Reply to “Sekala Niskala, Karya Anak Bangsa Berkelas Internasional”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *